12 Agt 2012

Cara Mengetahui Umur Laptop/PC Anda

Mau tau kapan komputer atau PC kita dibuat gan?
caranya mudah banget, berikut langkah-langkahnya:

1. Klik start program
2. Klik Run lalu ketik CMD lalu tekan enter(untuk windows vista & 7 bisa langsung diketik di kolom search program and files)
3. Setelah step ketiga diatas, akan muncul kotak comand warna hitam, lalu ketik DEBUG dan tekan enter
4. Ketik df000:fff5 lalu tekan enter
5. Dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini 

Stress Dapat Memicu Kanker Payudara


Bagi anda wanita, jika anda memiliki kehidupan yang padat tekanan, maka risiko anda terkena kanker payudara semakin tinggi. Baru-baru ini  (Mei 2010), Universitas Ben-Gurion di Israel  merilis sebuah hasil penelitian, yang memperbandingkan atara 225 wanita di bawah usia 45 tahun yang mengidap kanker payudara dengan 367 wanita sehat dengan variasi usia yang beragam.
Hasi penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan hidup “dengan kondisi dan keadaan yang berat” – penuh tekanan batin dan pikiran, memiliki  risiko kanker payudara untuk meningkat sampai 62%. Dr. Ronit Peled, sang ketua penelitian itu mendeskripsikan hal tersebut.
Hhhmmm…apa sih yang terjadi di tubuh sehingga stress memicu munculnya kanker payudara? Yuuuk…ini dia penjelasannya….
Peneliti lain juga menemukan kaitan antara kehidupan yang penuh tekanan (stressful life) dengan meningkatnya risiko kambuhnya kanker payudara. Sebagai contoh, dalam studi terhadap 94 pengidap kanker payudara,  pasien yang mengalami trauma dalam kehidupannya memiliki rentang waktu bebas kanker selama 30 bulan. Sedangkan pasien dengan pengalaman traumatis yang lebih ringan, mampu bertahan tanpa kanker  selama 37 bulan. Dan pasien yang bebas trauma, mampu bertahan bebas kanker selama 60 bulan.
Hormon Stress dan Kanker Payudara
Stress yang berlangsung menerus dapat mengancam kesehatan payudara. Karena secara keseluruhan stress yang tidak terkelola dengan baik akan mengganggu ritme alami harian tubuh dalam mensirkulasikan hormone.
Salah satu hormone yang meningkat akibat stress adalah hormone kortisol yang memang terkait dengan dengan kanker payudara. Kortisol memiliki ritme harian dimana akan mencapai tingkat yang paling rendah pada saat kita tidur, naik dan mencapai puncaknya sebelum siang hari, untuk kemudian turun di sore hari.
Namun, ketika anda mengalami stress, khususnya stress traumatis – maka pasang surut dan aliran sirkulasi kortisol kehilangan ritmenya dan cenderung terus meningkat. Pada tingkat yang kronis (karena stress yang menerus), meningkatnya kostisol ini akan melemahkan kemampuan system kekebalan tubuh untuk menangkal penyakit, tidak hanya kanker payudara, namun juga tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang meningkat,  diabetes dan obesitas, serta osteoarthritis.

Pijat Payudara: Bikin Sehat dan Tambah Ukuran


Pijat payudara sebagaimana pijat bagian tubuh yang lain, juga memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh khususnya payudara.
Hhhmmm…apa saja ya manfaatnya?? Berikut penjelasannya… :)
 1. Memperbaiki Sistem Peredaran Darah
Tahukah Anda …. ? Memakai bra yang ketat selama 8-12 jam sehari atau dalam waktu yang panjang dapat mengganggu aliran darah, lho?! Silakan baca artikel 6 fakta berbahaya dari mengenakan bra kawat.

Rekan pembaca, payudara tidak hanya merupakan aksesoris untuk menyatakan bahwa kita adalah perempuan! Atau… hanya sebuah organ yang menempel pada bagian tubuh. Payudara juga harus kita jaga kesehatannya.
Komponen utama dari sistem peredaran darah manusia adalah jantung, darah, dan pembuluh darah. Sistem peredaran darah meliputi: sirkulasi paru-paru, terdapat sebuah “loop” melalui paru-paru di mana terdapat darah beroksigen, dan sirkulasi sistematik tubuh, sebuah “lingkaran” melalui seluruh tubuh untuk menyediakan darah beroksigen.
Memijat payudara akan membantu merangsang sistem peredaran darah dan membuat tubuh bekerja lebih efisien. Memijat payudara akan membantu aliran oksigen melalui organ-organ dalam tubuh, terutama bagi jantung dan paru-paru.
2. Mengurangi Risiko Kanker Payudara
Pijat payudara dengan lembut akan memberi manfaat mengurangi risiko kanker payudara. Pijatan lembut sampai sedang, gerakan meremas, menggosok, memberikan tekanan dengan tangan, cukup untuk menginduksi getah bening agar lebih aktif dan meningkatkan aliran darah ke payudara.
Tekanan yang ditimbulkan bra pada payudara ketika kita memakai mereka adalah memblok aliran racun yang perlu dikeluarkan, sehingga meningkatkan risiko kanker payudara. Memijat payudara akan membantu kerja pembuluh limfatik (getah bening) dalam proses pembuangan racun dari payudara.
3. Mengencangkan Payudara   
Selain ingin payudaranya menjadi sehat, sebagian besar wanita juga keinginan untuk membuat payudara mereka terlihat kencang dan indah. Nah, pijat payudara adalah salah satu cara terbaik untuk membantu postur/bentuk payudara menjadi lebih indah serta merangsang pertumbuhan payudara dan mengembangkan otot-otot di daerah sekitarnya payudara.
Memijat payudara akan membantu mengencangkan payudara karena otot-otot dan jaringan payudara yang mengendur karena usia ataupun proses kehamilan dan menyusui. Dengan memijat payudara Anda otot payudara akan terlatih menjadi lebih sehat, lebih kuat dan lebih kencang.
 4. Memperbesar Payudara
Pijat payudara sebagai metode pembesaran payudara alami dan kesehatan payudara, sebenarnya sudah digunakan bertahun-tahun. Pijat payudara merupakan cara merangsang pertumbuhan payudara sehat dan meningkatkan kekencangan payudara.
Dalam tubuh kita terdapat  protein yang membantu proses pembentukan, pemeliharaan, dan penggantian jaringan dalam tubuh. Otot, organ, dan sistem kekebalan tubuh kita sebagian besar terdiri dari protein. Memijat payudara akan membantu dan membuat tubuh menjadi lebih aktif terhadap protein tersebut, dan salah hasilnya adalah meningkatkan ukuran payudara.
Bagaimana rekan sekalian?? Anda tentu semakin yakin dengan metode alami yang pasti dijamin aman dan tidka ada efek sampingnya ini, khan?!

Cara Mencuci dan Menyimpan Bra Yang Benar


MENCUCI yang paling ideal adalah mencuci bra dengan tangan menggunakan air yang agak hangat dan deterjen yang netral.
DETERJEN
1. Perhatikan jenis bahan bra, lihat petunjuk yang tertera pada label bra.
2. Disarankan menggunakan sabun cuci cair yang lembut.
3. Awasi penggunaan pemutih yang bisa merusak warna bahan.
4. Gunakan deterjen secukupnya jika berlebihan dapat merusak bra.
5. Jangan langsung menuangkan deterjen ke bahan bra, warna bahan bisa rusak.
6. Campurkan deterjen ke dalam air hangat (30 C sampai 40 C) sebelum  mencuci bra.
AIR
Jangan gunakan air panas, sebaiknya gunakan air dingin atau agak hangat.
TAMBAHAN INFORMASI SAAT MENCUCI DAN MENJEMUR
1. Gunakan “Special Net for Bra” atau “Ball for Bra”  bila harus mencuci dengan mesin cuci.
Seperti dompet jaring.
Boal khusus untuk bra sebelum masuk mesin cuci
Bola khusus untuk bra sebelum masuk masin cuci.
2. Bra dengan renda harus dicuci dengan tangan.
3. Pisahkan bra berwarna terang dengan warna lain, termasuk bra berwarna gelap.
4. Untuk menghindari adanya kerutan pada bra, tepuk-tepuk dengan lembut cup bra di telapak tangan Anda. Jemurlah bra pada tempat yang teduh.
Hasil cucian yang berbeda, jika dicusi dengan benar bra tidak akan berkerut.
5. Posisi menjemur bra harus mencegah tali bra tertarik karena beban mangkuk bra saat masih mengandung air.
Nah, begini cara menggantung bra saat dijemur...
6. Bra tidak perlu disetrika. Bila terpaksa, setrikalah dengan menggunakan temperatur rendah dan dilapisi kain.
7. Bra yang terbuat dari silk harus dikeringkan dengan menggunakan handuk dan diletakkan mendatar.
MENYIMPAN BRA
1. Simpan bra dalam laci khusus bersama pakaian dalam yang lain.
Waah...rapinya... :)
2. Simpan bra dan pakaian dalam yang lain secara rapi, dan perhatikan cara melipatnya. Ada juga yang menyarankan menyimpan bra dengan cara mengganjal mangkuk bra yang saling berhadapan dengan kaos kaki yang digulung.
3. Hindarkan bra dari cairan kimia semacam parfum karena akan merusak kain bra. Dan jaga kelembaban lacinya agar bra tetap kering.

Ciri-Ciri Payudara Sehat


Bentuk payudara yang indah memang penting tapi jauh lebih penting jika payudara juga sehat. Payudara sehat itu artinya harus terbebas dari penyakit terutama kanker payudara dan berfungsi dengan benar. Bagaimana ciri-ciri payudara yang sehat?
Struktur payudara yang dimiliki perempuan sangat kompleks. Selain terdiri dari jaringan lemak dan ikat, payudara juga mengandung saluran susu, pembuluh darah, kelenjar getah bening serta struktur yang dikenal sebagai lobus dan lobulus.
Setiap payudara memiliki 12 sampai 20 bagian lobulus (kelenjar penghasil susu pada ujung lobus) dan duct (saluran susu). Disekitar puting, setiap duct melebar untuk membentuk suatu kantung (ampula).
Jika seorang perempuan mempunyai payudara yang sehat, maka ia akan memiliki ciri-ciri berikut ini, seperti dikutip dari Womenshealth, Rabu (7/12/2011) yaitu:
1. Jaringan di bawah kulit payudara terasa lembut dan tidak ada tonjolan atau benjolan.
2. Saat diraba payudara terasa ada nodular atau berserat.
3. Puting lebih keras tetapi simetris dan halus
4. Ukuran kedua payudara simetris tapi jika ada perbedaan antara yang kanan dan kiri itu masih normal.
5. Tidak merasakan sakit atau nyeri ketika menyentuh bagian payudara
6. Bentuknya kencang dalam arti tidak kendur atau merosot ke bawah
7. Posisi payudara harus menghadap sedikit ke atas dengan sudut sekitar 20-45 derajat
8. Warna puting tergantung dari pigmen kulit yang dimilikinya, misalnya jika berkulit putih maka puting biasanya berwarna merah muda, tapi jika kulitnya agak gelap maka puting berwarna cokelat.
Meski begitu jaringan yang ada dalam payudara seseorang bisa berubah tergantung dari usia dan fase kehidupannya, misalnya siklus menstruasi. Serta konsumsi obat-obatan atau hormon juga bisa mempengaruhi jaringan di payudara.
Untuk mengetahui ada benjolan atau tidak di payudara maka hal yang harus diperhatikan adalah ukuran, bentuk, dengan merasakan melalui sentuhan, lokasi di payudara serta warna atau tekstur dari payudara.
Namun jika payudara yang dipencet mengeluarkan cairan putih seperti susu, terdapat benjolan yang selalu ditemukan di sekitar payudara atau kulit payudara yang tampak seperti kulit jeruk (mengerut dengan pori-pori kulit yang agak menonjol), maka sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa menjadi tanda kanker payudara.
Setiap perempuan sebaiknya harus mampu mengenali payudaranya sendiri dengan menggunakan tangan kanan, hal ini bisa dilakukan dengan melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri).

Cara Memakai Bra Yang Baik dan Benar


Bagi wanita, memakai bra adalah aktivitas wajib sehari-hari. Namun apakah anda telah mengetahui bahwa memakai bra secara benar ada caranya?
Tulisan singkat berikut berisi  empat langkah cara memakai bra yang benar. Yuk, kita simak bersama!
SATU:
Pasangkan straps pada bahu, lalu gunakan kedua tangan saat menahan tepi/sisi bawah cup.
DUA:
Sedikit membungkuk ke depan agar seluruh bagian payudara dapat masuk ke dalam cup. Kemudian, pasang pengait bra pada bagian belakang.
TIGA:
Dengan jari menutup, masukan tangan kanan ke payudara kiri. Tarik keatas ke arah bahu kanan sehingga payudara kiri seluruhnya terbungkus cup. Lakukan hal yang sama untuk payudara kanan.
EMPAT:
Sesuaikan panjang/pendek straps sampai merasa nyaman. Segera setelah bra dikenakan, angkat kedua tangan, coba gerakan tubuh untuk merasakan apakah sudah nyaman atau belum.
Nah, dengan mengetahui cara memakai bra yang benar, payudara akan tertopang dan baik, dan…payudarapun akan terjaga keindahannya :)

Bahaya Menggunakan Bra Berkawat


Seperti kita semua ketahui bahwa wanita mengenakan bra adalah untuk mendukung dan membantu mengangkat serta membentuk payudara. Kita ketahui juga bahwa saat ini bra didesain dengan dilengkapi kawat (wired bra) dan tanpa kawat (wireless bra) di bagian bawah cup-nya.
Hampir di semua sumber informasi menyatakan bahwa bra berkawat akan membantu payudara wanita dalam keadaan tertopang dan terbentuk dengan baik. Hampir semua gerai saat ini dipenuhi oleh bra berkawat dengan bermacam-macam model pilihan. Sampai-sampai bagi anda yang ingin mengenakan bra tanpa kawat sangat sulit mendapatkannya, kecuali model sport bra :(
Namun  pada artikel kali ini saya akan mengungkapkan beberapa fakta tentang BAHAYA bra BERKAWAT bagi yang mengenakannya. Waduh…!!! Apa saja bahaya ya..??
Enam fakta berbahaya dari mengenakan bra berkawat dalam waktu yang lama:
1.Kekencangan bra berkawat mengurangi gerakan dari tulang rusuk dan bagian depan badan, penurunan efisiensi jantung dan kinerja paru-paru. Pada sebagian pemakainya diketahui bahwa ketika mereka memakai bra berkawat dalam jangka waktu yang lama akan membuat mereka mudah lelah.
2. Memakai bra kawat yang ketat berpotensi mempengaruhi sistem pencernaan dengan menyempitnya kerongkongan karena tekanan yang diberikan bra. Kondisi tersebut akan berdampak pada efisiensi lambung dalam mencerna makanan, khususnya karbohidrat.
3. Memakai bra kawat yang terlalu ketat dalam jangka waktu lama bukanlah ide yang baik karena akan memberikan trauma pada bagian tengah dada yang akan merugikan jantung dan fungsi sirkulasi darah.
4. Memakai bra kawat akan menghasilkan listrik dari panas tubuh lebih dari yang diperlukan.
5. Memakai bra kawat yang terlalu ketat menciptakan bahaya bagi sirkulasi aliran darah antara bagian atas dan bagian bawah tubuh.
6. Selain itu, kawat bra juga berpotensi mengganggu sistem limfatik (sistem kelenjar getah bening) yang bertugas menyaring racun dalam tubuh. Ketika sistem limfatik tidak bekerja secara efisien, tubuh tidak dapat mengeluarkan racun dengan baik, racun akan menumpuk dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan di kemudian hari.
Pakar bedah onkologi dr Samuel J Haryono SpB (K) Onk menyebutkan, bra kawat yang menyebabkan payudara seperti diremas (squeezing) yang berpotensi besar menyebabkan kanker payudara. “Saya bilang sepanjang itu tidak squeezing, tidak meremas, seperti jeruk itu lho diperas, itu tidak apa-apa. Squeezing itu merusak arsitektur payudara sehingga terjadi pengapuran dan sebagainya. Itu bisa memicu kanker,” jelasnya.
Hhmm….harus makin bijak dan berhati-hati dalam memilih nich! :)
Dikutip dan diterjemahkan dari berbagai sumber.

Cara Mencegah Payudara Kendur


Seperti kita ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab payudara melorot. Faktor tersebut adalah pertambahan usia, sakit, kehilangan berat badan secara drastis, mengenakan bra yang tidak tepat, kehamilan dan menyusui.
Secara alami wanita pasti akan mendapati satu atau dua faktor tersebut diatas dan karenanya payudara melorot merupakan kondisi yang tidak dapat dihindari :(
Sebagian wanita mungkin berpikir “…aaahhh biar sajalah melorot, siapa juga yang akan melirik aku lagi…”.  Namun, psssttt…tidak demikian dengan para suami, lho?! :) Tentulah mereka akan bangga jika payudara istri tercinta tetap kencang dan “bertengger” dengan sempurna..hehehe…. :) :)
Setiap wanita memang butuh dan harus melakukan latihan dengan gerakan khusus untuk merawat payudaranya agar tetap kencang dan tidak melorot. Sama dengan kulit wajah yang butuh perawatan, payudara juga butuh perawatan agar tetap cantik dalam waktu yang lama.
Nah, saya punya 5 (lima) langkah agar payudara tetap cantik terawat dan tidak melorot. Kita mulai yaa….
1) Anda harus memelihara payudara anda sejak masih gadis belia. Mulailah dengan memakai bra pertama  (miniset) segera setelah payudara anda mulai berkembang.
2) Selalu memakai bra yang tepat saat beraktivitas. Saat tidur sebaiknya tidak mengenakan atau mengenakan bra yang tidak ketat.
3) Pilih ukuran bra yang tepat. Misalnya anda memiliki payudara besar, maka  harus memilih bra dengan rangka tubuh besar dan tali bahu lebar untuk mendistribusikan berat payudara. Selama kegiatan olahraga, Anda harus mengenakan sport-bra untukmendukung payudara karena jaringan ikat  payudara anda bekerja keras.
4) Sering melakukan berolahraga dengan angkat beban  (dumbel 0,5 atau 1 kg untuk setiap tangan) untuk mengencangkan payudara anda menjaganya dalam bentuk yang indah.
5) Lakukan pijat payudara agar sirkulasi darah di payudara lebih lancar.Lebih baik lagi setiap seminggu sekali anda lakukan masker payudara.
Dengan lima langkah di atas dijamin payudara anda akan tetap kencang dan menawan sampai kapanpun

Tidur Memakai Bra Tidak Baik Untuk Payudara


Tidur merupakan sebuah kegiatan untuk mengistirahatkan tubuh, termasuk juga payudara. Saat tidur itulah waktu yang tepat untuk mengistirahatkan payudara Anda dengan tidak menggunakan bra. Lalu apa yang terjadi jika perempuan tidur mengenakan bra?
Tidak hanya mengistirahatkan otot, ketika tidur tubuh juga mengalami perbaikan dan detoksifikasi atau membersihkan dari racun. Bahkan tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormone imunitas atau kekebalan tubuh.
Karena itu, alangkah baiknya jika tidur menggunakan pakaian yang longgar atau lepaskan pakaian dalam saat tidur sehingga dapat memperlancar kinerja tubuh dalam proses perbaikan. Nah bagi wanita tentunya lebih baik melepaskan bra ketika tidur.
Dikutip dari Livestrong, berikut beberapa hal yang terjadi jika wanita tidur sambil menggunakan bra (meskipun tidak semuanya):
1. Berkeringat
Ada beberapa bra khusus yang dirancang khusus untuk tidur, biasanya terbuat dari bahan nilon atau katun yang dapat membuat kulit Anda ‘bernapas’. Namun jika Anda mengenakan bra biasa untuk tidur, maka keringat dan uap air akan tetap berada di dalam bra. Hal ini bisa menyebabkan gatal-gatal dan dalam kasus ekstrem bisa menyebabkan luka.
2. Gelisah saat tidur
Bra biasa atau yang dikenakan siang hari dirancang khusus untuk menopang payudara dan memberikan bentuk yang indah. Bra seperti ini umumnya ketat dan kencang sehingga tidak nyaman bila dikenakan saat berbaring atau tidur. Wanita sering mengunakan bra yang kencang ketika tidur bisa mengalami kegelisahan dan tidur tidak nyenyak.
3. Insomnia
Dalam kasus yang ekstrem, memakai bra saat tidur juga bisa menjadi salah satu faktor insomnia karena tubuh tidak bebas bernapas.
4. Berisiko kanker payudara
Ilmuwan Sydney Singer dan istrinya Soma Grismaijer pada tahun 1991 pernah menulis dalam bukunya ‘Dressed To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras’, yang berisi tentang perempuan yang ingin menghindari kanker payudara harus memakai bra dalam waktu sesingkat mungkin dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari.
“Waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tanpa memakai bra adalah saat tidur. Jangan tidur dengan bra,” tutur Sydney Singer, seperti dicuplik dari Chetday.
Menurutnnya, menggunakan bra terlalu lama dapat meningkatkan suhu jaringan payudara dan perempuan yang memakai bra memiliki kadar hormone prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang kelenjar air susu) yang lebih tinggi. Kedua hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanker payudara.
Bahkan, terlalu sering menggunakan bra terlalu ketat juga membahayakan kesehatan karena bisa membatasi aliran getah bening di payudara. Normalnya, cairan getah bening mencuci bahan limbah dan racun lain, serta menjauhkannya dari payudara.
Apa benar tidur tanpa bra bikin payudara kendur?
Jawabannya : Tidak.
Hal tersebut hanya berlaku bagi perempuan yang memiliki payudara besar (di atas rata-rata). Tidur tanpa menggunakan bra untuk wanita dengan payudara besar memang bisa membuat payudara cepat kendur. Untuk itu, sebaiknya menggunakan bra yang agak longgar (tetap nggak boleh ketat, khan?!) saat tidur sehingga bentuk payudara tidak banyak berubah.
Dr. Matthew Schulman, ahli bedah kosmetik dari New York City, menyatakan ada 3 hal yang menyebabkan pengenduran payudara, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (25/2/2012), yaitu:
  1. Berkurangnya elastin yang berfungsi membuat kulit tetap kencang.
  2. Berkurangnya struktur pendukung internal payudara yang dikenal dengan Cooper’s Ligament yang berfungsi sebagai ‘internal bra’.
  3. Berkurangan jaringan payudara karena usia, perubahan berat badan dan kehamilan.
Terlepas dari apa yang sajikan di atas, memakai atau tidak memakai bra saat tidur merupakan pilihan yang sangat pribadi. Hanya jika dilihat dari kacamata kesehatan, demikian adanya.

Penyebab Payudara Gatal


Rasa gatal di payudara?? Anda pernah mengalaminya?? Tentu sangat menjengkelkan dan sangat tidak nyaman, apalagi jika rasa gatal itu datang saat anda sedang bersama teman atau kolega.
Meski gatal di payudara itu biasa terjadi, rasa risih dan tidak nyaman akan sangat mengganggu aktivitas yang anda lakukan. Apalagi jika rasa gatal sudah menjalar dan semakin parah, mungkin juga akan membuat anda sulit untuk memakai bra.
Nah, apa saja yang dapat menyebabkan payudara gatal? Bagaimana pula cara mengatasinya? Yuukk…kita baca uraian singkatnya :)
Penyebab rasa gatal pada payudara
Saat  payudara anda terasa gatal, jangan langsung panik. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui penyebab rasa gatal itu terlebih dahulu. Setelah mengetahui penyebabnya maka anda pun dapat  melakukan tindakan dan pengobatan. Berikut penyebab rasa gatal di payudara:
1. Ketika memakai bra yang berenda
2. Saat mandi dengan pemakaian sabun yang tidak cocok atau terlalu kuat menggosoknya
3. Terkena alergi, mungkin dari bra atau lotion yang anda pakai
4. Penggunaan deterjen yang terlalu kuat saat mencuci bra dan pakaian
5. Pemakaian parfum yang tidak cocok untuk kulit payudara
6. Kulit kering dan iritasi
Bagi wanita yang memiliki payudara yang lebih besar, mungkin terkena resiko gangguan ini lebih besar. Hal ini dikarenakan pada wanita dengan payudara besar, daerah kulit di bawah payudara tertutup sehingga membentuk lipatan dan kulit menjadi lembab karena kulit saling bergesekan tanpa ada aliran udara, yang berpotensi terjadi iritasi atau ruam kemerahan yang menyebabkan rasa gatal.
Cara menyembuhkan rasa gatal pada payudara
Berikut adalah tips untuk mencegah dan menghilangkan rasa gatal pada payudara
1. Memeriksa puting payudara. Jika terdapat bercak kulit di daerah puting, mungkin itu tanda kulit kering. Solusinya, saat menggosok payudaranya harus dengan spons lembut dan sabun ringan dengan lembut untuk menghilangkan kulit keringnya.
2. Pastikan memakai bra yang bersih dan nyaman
3. Saat tidur, cobalah lepas bra Anda, agar payudara dapat relaks sejenak
4. Jika sudah timbul rasa gatal, oleskan krim pengobatan rasa gatal pada payudara, dengan konsultasi dokter terlebih dahulu.
Anda kini sudah mengetahui penyebab rasa gatal di payudara dan cara mengatasinya. Tersenyum dan katakan….enggak gatal lagi, tuch! 

Kush, Si Kecil Yang Ada Diantara Payudara

Perkembangan fashion, termasuk piranti yang terkait dengan tubuh wanita, memang semakin berkembang, dan tampaknya perhatian desain telah tertuju secara menyeluruh pada setiap bagian tubuh wanita termasuk, payudara.

Kush, ya nama si kecil itu. Bentuknya silinder memanjang dan menjadi teman tidur yang senantiasa terjepit diantara payudara di empunya.
Kush akan menjadi piranti yang penting bagi wanita yang akan melakukan apapun untuk mencegah gaya gravitasi bumi “menarik” payudaranya. Kush akan menopang payudara di malam hari dan mencegah terjadinya keriput belahan payudara.





Kush paling baik jika digunakan saat posisi tidur miring. Cocok bagi anda yang memiliki payudara dengan ukuran cup C ke atas, juga wanita yang menjalani operasi implant payudara.

Bantal mungil khusus payudara ini dibandrol dengan harga $55-60 tergantung ukuran payudara wanita yang akan memakainya.

Oohhh! Meski aneh, saya cukup terkesan membaca dan melihatnya! 
Bagaimana dengan anda ??